Jakarta kedatangan tamu transportasi baru lagi yang layanannya bisa dipesan melalui media internet atau online yaitu Blu-Jek. Sebelumnya kita tahu sudah ada GoJek dan GrabBike yang menjadi primadona untuk pelayanan jasa transportasi online tersebut. Berbeda dengan pendahulunya, Blu-Jek ini memilih warna biru sebagai warna yang menjadi ciri khasnya.

Pasti sempat terpikir bahwa Blu-Jek ini adalah anak cabang usaha dari Blue Bird Group, tapi ternyata bukan ya. Blu-Jek ini adalah perusahaan yang didirikan oleh Garrett Kartono dan Michael Manuhutu, dan memang hanya mereka berdua saja sebagain fundingnya, namun mereka menyampaikan bahwa tidak menutup kemungkinan untuk menerima investasi nantinya.

Blu-Jek

Untuk urusan nama, Blu-Jek ini bukan singkatan dari Blue Bird Ojek ya, tapi adalah Blusukan Ojek. Saat ini memang Blu-Jek masih berada di kawasan lokal, tapi rencana untuk merambah pasar internasional juga ada loh, seperti ke Asean dulu, lalu ke Bangkok atau juga Filipina.

TARGET SEJUTA RUMAH TAK REALISTIS MILIK PEMERINTAH

Hari ini (Jumat, 19 September 2015), Blu-Jek resmi beroperasi sepenuhnya, untuk aplikasi pemesanan yang digunakan sudah dapat mulai di unduh di smartphone yang menggunakan sistem operasi Android dan iOS. Bank yang bekerjasama untuk sistem pembayarannya adalah Bank Mandiri, Telkomsel untuk nomor telepon si ridernya, dan ZTE yang menjadi perangkat smartphone si rider.

Sama seperti aplikasi ojek online lainnya, kita hanya perlu menentukan lokasi penjemputan dan tujuan, kemudian aplikasi akan menghitung jarak tempuh dan juga harga yang musti dibayarkan melalui pilihan Mandiri e-cash dan juga tunai. Blu-Jek juga menawarkan jasa pengantaran dokumen, bantuan dan pengantaran belanja dengan harga maksimal 1 juta rupiah, jasa antar makanan pun juga ada loh.

KAFE ROOFTOP DI JAKARTA, PENYEGARAN UNTUK WARGA IBUKOTA

Pengemudi Blu-Jek yang sudah disiapkan ada sekitar seribu orang, dan kemungkinan akan bertambah hingga lima ribu orang lagi yang sedang melalui tahap lamaran. Garrett mengklaim bahwa kurang lebih 98 persen dari pengemudi yang terdaftar dalam rider Blu-Jek ini adalah paratukan ojek tradisional yang telah ia dan Michael ajak untuk bergabung dari pangkalan yang satu ke pangkalan yang lainnya.

Blu-Jek

Sumber Gambar :

play.google.com

techno.okezone.com

tekno.kompas.com

This post has already been read 785 times!

Let's Share...Email this to someoneShare on FacebookShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestPrint this pageShare on RedditShare on StumbleUponShare on TumblrTweet about this on Twitter