Bagi yang tahu, sekarang ini PRJ berada di bawah bendera PT JIExpo. Jokowi dan Ahok menganggap bahwa JIExpo hanya memikirkan pendapatan saja, sebab terbukti dari harga sewa yang begitu mahal, bahkan PT JIExpo mematok harga penyewaan stand bagi Pemprov DKI sekitar Rp 4 miliar, sedangkan Pemprov sendiri memiliki saham di PT JIExpo sebesar 13,1 persen. Tidakkah itu terkesan “maruk”?

Foto: Kompas

Foto: Kompas

Ahok menyatakan kekesalannya di depan media terhadap PT JIExpo dengan berkata, “PT JIExpo kurang ajar,”. Ahok menganggap PT JIExpo merasa berkuasa karena mempunyai tempat besar yang layak untuk menggelar Pekan Raya Jakarta.

Sedangkan di hari lain, Jokowi menumpahkan kebenciannya dengan berkata, “Karena dia enggak memulai dari awal. Dia (JIExpo) ngertinya hanya untung, hanya untung, hanya untung, tahu!” ucapnya dengan nada tinggi sembari membagi-bagikan celemek kepada ratusam pedagang kerak telor di luar arena PRJ Kemayoran.

Mari kita mengambil contoh dari pedagang kerak telor. Acara besar ini bernama Pekan Raya Jakarta yang digelar untuk merayakan hari ulang tahun Jakarta. Namun, mengapa pedagang-pedagang kecil yang menjual makanan khas Jakarta justru berjualan di luar arena PRJ? Karena untuk membuka stand di dalam membutuhkan biaya yang sangat mahal, bahkan mungkin nilainya melebihi penghasilannya selama dia berjualan di luar arena PRJ. Tidakkah itu terdengar ironis?

Foto: Tempo

Foto: Tempo

Jokowi pun menjelaskan, “Konsepnya awal itu, untuk kegembiraan rakyat, iya kan. Kemudian juga untuk yang kecil-kecil seperti ini. Mikro-mikro, usaha-usaha rumah tangga seperti ini yang seharusnya diberi ruang. Biar mereka bisa berpesta setahun sekali. Itu yang baru kita rapatkan sekali-dua kali. Mateng nanti saya sampaikan.”

Itulah sebabnya mengapa beliau mempunyai niat untuk menggratiskan PRJ di tahun depan, dan dipindah lokasinya ke Monas agar tidak lagi tergantung kepada PT JIExpo.

Bagaimana menurut ente nih? Punya pendapat lain tentang pemindahan lokasi PRJ? Silakan berkomentar di bawah ini.

Sumber: Berbagai Sumber

This post has already been read 4224 times!

Let's Share...Email this to someoneShare on FacebookShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestPrint this pageShare on RedditShare on StumbleUponShare on TumblrTweet about this on Twitter