Hingar bingar PRJ yang akan dipindahkan ke Monas kian diperbincangkan, bahkan pada saat HUT DKI Jakarta yang ke-486 kemarin Monas menjadi salah satu tempat untuk merayakan kegembiraan ini. Namun, siapakah yang mempunyai ide untuk membangun Monas?

Beliau adalah Sudiro, Gubernur DKI Jakarta kelima, sejak 1953 sampai 1959. Dahulu, Presiden Republik Indonesia pertama, Bung Karno, mempunyai proyek pembangunan mercusuar yang sekarang menjadi monas, tetapi Sudiro memiliki ide lain, yaitu menjadikan monas sebagai monumen sejarah yang harus dilestarikan.

Walaupun ide tersebut baru terealisasi pada masa Gubernur Soemarno Sosroatmodjo, yaitu gubernur DKI Jakarta keenam, yang diresmikan oleh Presiden Soekarno, namun ide Sudiro akhirnya dapat menjadi hal yang berguna sampai saat ini.

Sudiro lahir di Yogyakarta, 24 April 1911. Sebelum dan sesudah ia menjabat sebagai gubernur, beliau mempunyai profesi sebagai pendidik.

Selain sebagai penggagas Monumen Nasional, Sudiro juga lah yang telah memecah ‘Kota Praja Djakarta Raya’ (nama kota Jakarta waktu itu) menjadi tiga wilayah administratif, yaitu Jakarta Utara, Jakarta Pusat, dan Jakarta Selatan. Beliau pun memecah wilayah tadi hingga bagian terkecil, yaitu Rukun Tetangga (RT), dan RUkun Kampung (RK) yang kini menjadi RUkun Warga (RW).

Pada tahun 1992, Sudiro wafat di umur yang ke-81. Terima kasih Pak Gubernur Sudiro, berkat ide darimu akhirnya kita warga Jakarta bisa menikmati Monumen Nasional.

Silakan Berkomentar.

Sumber: Okezone

This post has already been read 1028 times!

Let's Share...Email this to someoneShare on FacebookShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestPrint this pageShare on RedditShare on StumbleUponShare on TumblrTweet about this on Twitter