Tanah yang merupakan benda tidak bergerak ini semakin hari semakin banyak peminatnya sehingga semakin tinggi pula harganya. Sejak dulu transaksi jual beli properti tanah ini memang sudah ada. Adapun syarat membeli lahan properti dijual yang harus dipenuhi adalah cukup terang, kontan dan riil. Kata terang ini merujuk pada proses yang dilakukan secara terbuka menggunakan pejabat berwenang. Sedangkan kontan dan riil sendiri maksudnya dibayarkan tanpa kredit dan barangnya cukup nyata.

Adapun dalam membeli lahan properti dijual ini menyangkut beberapa pejabat pembuat akta tanah seperti seperti camat (daerah terpencil), dan juga pejabat umum yang ditunjuk kepala badan pertahanan nasional. Prosedur membeli lahan properti tersebut diawali dengan pembuatan AJB atau Akta Jual Beli yang memuat kesepakatan tentang harga tanah dan siapa yang ingin menanggung biaya untuk pembuatan AJB tersebut. Syarat pembuatan AJB sendiri adalah pembayaran PBB 5 tahun terakhir, IMB, sertifikat tanah.

Setelah pembuatan AJB selesai, lakukan pengurusan balik nama lahan properti ke BPN. Setidaknya itu dilakukan 7 hari setalah AJB diproses. Setelah menunggu 2 minggu, sertifikat yang baru akan dikeluarkan dengan nama pembeli. Untuk memenuhi balik nama tersebut lahan properti dijual, anda perlu menyerahkan persayaratan surat permohonan untuk balik nama dari pembeli. Selain itu dibutuhkan juga AJB, sertifikat dan juga KTP dari penjual dan pembeli yang bersangkutan. Lengkapi juga dengan bukti pembayaran PPh dan BPHTB yang sudah dibayar dengan lunas.

Panduan Membeli Lahan Properti Dijual Di Jakarta

Setelah semua langkah tersebut dilakukan dan selesai, hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah membayar pajak ke PPAT atau bisa juga dibayar sendiri. Sedangkan untuk BPHTB, jika dulunya dibayarkan ke negara, namun saat ini bisa dibayarkan ke masing-masing kas daerah  seperti DPD atau dinas pendapatan daerah. Anda yang sedang memiliki rencana membeli lahan properti dijual, ada baiknya jika memperhatikan tata cara membeli lahan properti tersebut. Hal ini penting dilakukan agar aman serta menghindari masalah dikemudian hari seperti sengketa tanah yang umum terjadi.

This post has already been read 759 times!

Let's Share...Email this to someoneShare on FacebookShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestPrint this pageShare on RedditShare on StumbleUponShare on TumblrTweet about this on Twitter