Senin sampai Jumat, bahkan ada yang sampai Sabtu, dapat menjadi rutinitas yang menjemukan. Karena dalam lima atau enam hari kamu akan dihadapkan dengan meja kerja.

Apa yang ada di atas meja kerja? Entahlah, mungkin ada PC, layar komputer, keyboard, beberapa  tempat file, pulpen dan berbagai post-note yang dapat mengingatkan jadwal pekerjaanmu. Walaupun tak semua orang menaruh berbagai barang di meja kerjanya, namun semua orang pasti memiliki caranya masing-masing dalam hal mengatur meja kerja. Tak ada salahnya jika kamu tipikal orang yang memiliki meja kerja berantakan, dan juga tak ada salahnya memiliki meja kerja yang rapih dan bersih. mengapa? Mari kita telaah.

Meja Kerja Yang Rapih

Yuk' Intip Kepribadian Sesorang Lewat Caranya Mengatur Meja Kerja-jakarta punya cerita-meja kerja rapih
Coba perhatikan meja kerjamu, apakah kamu mengatur meja kerja seperti kamu membersihkan lantai rumahmu? Jika iya, maka kamu termasuk orang yang mempunyai gaya hidup sehat.

Seorang psikolog bernama Kathleen Vohs menjeaskan bahwa, “Pengaturan meja yang sangat bersih, rapi dan tertata dengan baik menyebabkan orang terdorong melakukan hal baik. Mereka anak cenderung tidak melakukan tindakan kejahatan, tidak akan mudah untuk membuang sampah sembarangan dan memiliki kemurahan hati yang tinggi,”. Benarkah?

Tidak hanya Kathleen Vohs, situs Newsmaxhealth pun menuliskan fakta yang serupa, dengan menulis bahwa pemilik meja kerja yang bersih lebih menjaga pola makannya, bergaya hidup sehat dan memiliki kemurahan hati yang tinggi. Bahkan, jika kamu gemar mengatur meja kerja hingga rapih kemungkinan besar kamu tak segan-segan menyumbangkan uangmu untuk sebuah kegiatan amal, dan murah hati kepada mereka yang membutuhkan.

Meja Kerja Yang Berantakan

Yuk' Intip Kepribadian Sesorang Lewat Caranya Mengatur Meja Kerja-jakarta punya cerita-meja kerja berantakan
Oh, jangan salah sangka dulu terhadap orang yang tak gemar mengatur meja kerja hingga terlihat berantakan. Pemilik meja kerja berantakan ternyata memiliki pikiran yang lebih kreatif dibandingkan dengan orang yang gemar mengatur meja kerjanya sampai rapih.

Kathleen Vohs mengatakan, “Berada dalam meja yang sangat berantakan akan menyebabkan sebuah perusahaan atau industri tergerak untuk melakukan sesuatu hal yang tidak biasa dan lebih terkesan kreatif,”. Ia pun menambahkan, “Lingkungan yang terlihat sangat kacau justru akan mampu memberi ilham untuk melanggar batas-batas dan tradisi yang berlaku, sehingga umumnya mereka akan menghasilkan wawasan baru dan segar,”.

Oleh karena itu, pemilik meja kerja berantakan tak ingin terkekang oleh peraturan-peraturan yang ada.

Walaupun kita sudah mengetahui kedua fakta di atas, namun ternyata ada juga tipikal orang yang gemar mengatur meja kerja nya hingga bersih dan rapih, padahal sang pemilik meja kerja memiliki kepribadian yang sangat kreatif dan seorang pelanggar aturan. Jadi, kita tetap saja tak bisa menilai kepribadian orang hanya dengan melihat kerapihan meja kerjanya. Sebab setiap orang tak berhak untuk memberi penilaian tanpa mengenal terlebih dahulu sosok orang tersebut. Setuju?

This post has already been read 921 times!

Let's Share...Email this to someoneShare on FacebookShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestPrint this pageShare on RedditShare on StumbleUponShare on TumblrTweet about this on Twitter