Selasa (22/7) merupakan hari yang dinantikan oleh seluruh rakyat Indonesia. Setelah ramai-ramai rakyat mengikuti pemilihan akhirnya tiba waktunya untuk mendengar hasil rekapitulasi yang dibacakan secara resmi oleh KPU.

Sebelumnya ketegangan terjadi antara pendukung kubu nomer satu dan kubu nomer dua. Mereka yang terlalu mencintai dan mempercayai capres yang dipilihnya merasa pilihannyalah yang paling hebat dan paling benar. Takut Jakarta tidak kondusif, aparat keamanan sigap berjaga dibeberapa titik.

Pada Selasa malam, tepat pukul 20.30 Husni Kamil Malik selaku ketua KPU membacakan hasil lengkap rekapitulasi dari 33 provinsi di Indonesia. Ini adalah babak puncak dari pesta demokrasi yang digelartahun ini. Tapi, 15 menit setelah pembacaan hasil rekapitulasi dimulai mendadak sempat terhenti karena pasanganJoko Widodo-Jusuf Kalla datang ke KPU yang berlokasi di Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat.

Kedatangan Jokowi di KPU

Kedatangan Jokowi sempat membuat ramai karena para pendukung bersorak memberikan sambutan.Sebelumnya Jokowi dikabarkan tidak akan datang saat pembacaan rekapitulasi tersebut, ternyata kejutan untuk KPU Jokowi-Jk tetap bisa hadir untuk menyaksikan pembacaan hasil rekapitulasi secara langsung.

Husni Kamil Malik yang sedang membacakan hasil rekapitulasi langsung meminta agar para hadirin tenang. “Mohon tenang para hadirin, mohon tenang para hadirin agar tidak terlalu berisik suaranya,” ujar Husni Kamil Malik.

Setelah suasana tenang, Husni kembali membacakan hasil rekapitulasi pilpres 2014 untuk Daerah Istimewa Yogyakarta dan kemudian diikuti oleh provinsi-provinsi lainnya.

Hasil rekapitulasi suara dari 33 provinsi dan luar negeri

1. Kalimantan Barat: Prabowo-Hatta 1.032.354; Jokowi-JK 1.573.046

2. Nusa Tenggara Barat: Prabowo-Hatta 1.844.178; JOkowi-JK 701.238

3. Aceh: Prabowo-Hatta 1.089.290; Jokowi-JK 913.309

4. Sumatera Selatan: Prabowo-Hatta 2.132.163; Jokowi-JK 2.027.049

5. Kalimantan Selatan: Prabowo-Hatta 941.809; Jokowi-JK 939.748

6. Kepulauan Riau: Prabowo-Hatta 332.908; Jokowi-JK 491.819

7. Jambi: Prabowo-Hatta 871.316; Jokowi-JK 897.787

8. Bangka Belitung: Prabowo-Hatta 200.706; Jokowi-JK 412.359

9. Daerah Istimewa Yogyakarta: Prabowo-Hatta 977.342; Jokowi-JK 1.234.249

10. Bengkulu: Prabowo-Hatta 433.173; Jokowi-JK 523.669

11. Sulawesi Barat: Prabowo-Hatta 165.494; Jokowi-JK 456.021

12. Kalimantan Tengah: Prabowo-Hatta 468.277; Jokowi-JK 696.199

13. Sulawesi Tenggara: Prabowo-Hatta 511.134; Jokowi-JK 622.217

14. Gorontalo: Prabowo-Hatta 378.735; Jokowi-JK 221.497

15. Sumatera Barat: Prabowo-Hatta 1.797.505 ; Jokowi-JK 539.308

16. Bali: Prabowo-Hatta 614.241; Jokowi-JK 1.535.110

17. Riau: Prabowo-Hatta 1.349.338; Jokowi-JK 1.342.817

18. Maluku: Prabowo-Hatta 433.981; Jokowi-JK 443.040

19. Sulawesi Tengah: Prabowo-Hatta 632.009; JOkowi-JK 767.151

20. Jawa Tengah: Prabowo-Hatta 6.485.720; Jokowi-JK 12.959.540

21. Jawa Barat: Prabowo-Hatta 14.167.381; Jokowi-JK 9.530.315

22. Lampung: Prabowo-Hatta 2.033.924; Jokowi-JK 2.299.889

23. Sulawesi Utara : Prabowo-Hatta 620.095; Jokowi-JK 724.553

24. Kalimantan Timur : Prabowo Hatta 687.734 ; Jokowi-JK 1.190.156

25. Papua Barat : Prabowo-Hatta 172.528 ; Jokowi-JK 360.379

26. Banten : Prabowo-Hatta 3.192.671 ; Jokowi-JK 2.398.631

27. NTT : Prabowo-Hatta 769.391 ; Jokowi-JK 1.488.076

28. Sulawesi Selatan : Prabowo-Hatta 1.214.857 ; Jokowi-JK 3.037.026.

29. Maluku Utara : Prabowo-Hatta 306.792 ; Jokowi-JK 256.601

30. DKI Jakarta : Prabowo-Hatta 2.528.064 ; Jokowi-JK 2.859.894

31. Jawa Timur : Prabowo-Hatta 10.277.088 ; Jokowi-JK 11.669.313

32. Papua : Prabowo-Hatta 769.132 ; Jokowi-JK 2.026.735

33. Sumatera Utara : Prabowo-Hatta 2.831.514 ; Jokowi-JK 3.494.835

Prabowo yang memutuskan untuk pergi meninggalkan ruangan sempat memberi tanggapan ia menolak hasil rekapitulasi tersebut. Perlu diketahui bahwa dengan perginya salah satu calon presiden tidak membuat keputusan hasil rekapitulasi tidak sah. Maka, Jokowi-Jk tetap jadi presiden pilihan rakyat. Meski demikian Prabowo bebas menetukan sikapnya. Ini bukan pertama kalinya capres yang kalah menolak hasil penghitungan dari KPU.

Rakyat Indonesia boleh lega setelah pembacaan hasil rekapitulasi KPU. Paling tidak sudah jelas siapa presiden Indonesia saat ini. Tidak perlu ada perdebatan karena kita harus pilih #3PersatuanIndonesia. Selamat datang #KehidupanBebas setelah ada pemimpin baru. Semoga Jakarta aman, Indonesia damai, ekonomi Negara Indonesia membaik dan konsep poros maritim yang direncakan Jokowi-Jk bisa berjalan dengan lancar sehingga rakyat Indonesia bisa merasakan kebebasan finansial.

This post has already been read 619 times!

Let's Share...Email this to someoneShare on FacebookShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestPrint this pageShare on RedditShare on StumbleUponShare on TumblrTweet about this on Twitter