Heboh kenaikan harga BBM diekori dengan kenaikan tarif angkot. Kabarnya, tarif transjakarta pun akan dinaikkan, namun hal ini dibantah keras oleh Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo.

“Setelah kemarin kita kalkulasi dan hitung, Transjakarta tidak jadi naik. Sehingga yang kita usulkan ke dewan tidak termasuk kenaikan tarif Transjakarta,” kata Jokowi.

Mengapa Jokowi berani mengambil keputusan tersebut? Sebab, saat ini Pemprov DKI Jakarta sedang mendorong masyarakat untuk menggunakan kendaraan umum agar dapat mengurangi kemacetan. Kalau tarif Transjakarta dinaikkan, bisa-bisa masyarakat enggan memilih angkutan umum.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristono, mengatakan, “Sesuai petunjuk Pak Gubernur, untuk tarif Transjakarta tidak diusulkan saat ini ke DPRD dan baru akan diusulkan apabila jumlah bus telah memadai,”

Tadinya, tarif Transjakarta akan dinaikkan dari Rp 3.500 menjadi Rp 5.000.

Sepertinya ini langkah yang bijak demi kenyamanan masyarakat saat ini. Bagaimana pendapatmu?

Sumber: Berita Jakarta

This post has already been read 649 times!

Let's Share...Email this to someoneShare on FacebookShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestPrint this pageShare on RedditShare on StumbleUponShare on TumblrTweet about this on Twitter