Operasi Simpatik Jaya yang sudah berjalan sejak 7 Mei lalu telah menjaring ribuan pelanggar yang kebanyakan adalah pengendara motor hingga mencapai 1.560 kasus sementara mobil penumpang sebanyak 861, bus 73, dan mobil barang 163. Dai pelanggaran tersebut yang dikenakan tilang sebanyak 3.064 dan diberi teguran sebanyak 12.856 menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto.

Pelanggaran yang paling banyak dilakukan yaitu melawan arus dengan angka 284 kasus. Pelanggaran tidak memakai helm sebanyak 211 kasus, tidak menyalakan lampu utama motor saat siang hari sebanyak 129 kasus, dan berboncengan lebih dari dua oang sebanyak 12 kasus. Profesi yang paling banyak melakukan pelanggaran yaitu karyawan swasta sebanyak 1.663 orang, pengemudi 593 orang, pelajar/mahasiswa sebanyak 424 orang, dan PNS 22 orang.

Selama Operasi Simpatik Jaya berlangsung juga terdapat kecelakaan hingga 20 kasus dengan 1 korban tewas, 8 mengalami luka berat, dan 8 lainnya luka ringan. Semoga Operasi Simpatik Jaya dapat menekan angka kematian yang diakibatkan tidak tertibnya pengemudi dalam berlalu lintas ya Sobat Jakarta.

This post has already been read 683 times!

Let's Share...Email this to someoneShare on FacebookShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestPrint this pageShare on RedditShare on StumbleUponShare on TumblrTweet about this on Twitter