Kemarin lalu, kerak telor sibuk dipermasalahkan oleh Gubernur Joko Widodo, dan karena alasan inilah akhirnya beliau memindahkan PRJ ke Monas. Namun, ternyata kerak telor pun meraih penghargaan dari MURI.

Pada 22 Juni 2013 bertepatan dengan HUT DKI Jakarta, sebanyak 486 kerak telor dan bir pletok disajikan oleh para penggiat kuliner yang ada di daerah Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Kegiatan ini menjadi berhasil memecahkan rekor MURI, sekaligus mengenyangkan perut pengunjung yang datang saat itu.

“Inikan selain bisa melestarikan budaya, juga mendongkrak pengunjung di Setu babakan. Dalam sebulan sekitar dua ribu orang mengunjungi PBB,” ucap Kepala Sudin Pariwisata Jakarta Selatan, Ukar Saputra.

Bahkan Walikota Jakarta Selatan, Syamsuddin Noor, juga mengatakan bahwa pihaknya mengajak seluruh kalangan untuk membangun kota Jakarta agar lebih maju lagi.

Wah, akhirnya kerak telor dan bir pletok telah resmi masuk kedalam museum MURI. Bagaimana pendapatmu?

Sumber: Berita Jakarta

This post has already been read 619 times!

Let's Share...Email this to someoneShare on FacebookShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestPrint this pageShare on RedditShare on StumbleUponShare on TumblrTweet about this on Twitter