Dalam agenda mudik tahun ini, banyak partai politik yang mengadakan acara mudik gratis, hal ini tentunya menguntungkan masyarakat. Namun, ternyata mudik gratis ini juga membawa dampak tersendiri bagi sebagian pihak.

Jika kamu menengok ke Terminal Kampung Rambutan dan bertanya tentang ketersediaan tiket bus, pasti petugas disana akan menjawab, “Masih ada”.

Pengurus PO Loren-Karina, Jefri, mengungkapkan bahwa pembeli tiket mudik Lebaran masih sepi, padahal sudah masuk H-14 dan pihaknya baru menjual 15 lembar tiket saja.

Kalau mengingat antusias yang terjadi tahun-tahun sebelumnya, tentu sangatlah kontras dengan penjualan tiket mudik Lebaran di tahun ini. “Padahal tahun lalu di waktu yang sama berhasil terjual sebanyak 100 tiket,” ungkap Jefri.

Esi, pengurus PO Haryanto, PO Hartasanjaya, dan PO Jaya Mulya Utama juga mengeluhkan hal yang serupa. Esi mengakui bahwa pihaknya baru menual 20 tiket saja, padahal di tahun lalu berhasil mencapai 40 tiket.

Hal ini tentunya terkait dengan acara mudik gratis yang diselenggarakan oleh beberapa parpol. Alhasil berdampak pada sepinya penjualan tiket bus mudik Lebaran.

Nah, menurut ente, apakah hal ini termasuk bagus? Atau justru merugikan? Silaka berkomentar.

sumber: beritajakarta

This post has already been read 756 times!

Let's Share...Email this to someoneShare on FacebookShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestPrint this pageShare on RedditShare on StumbleUponShare on TumblrTweet about this on Twitter