Kota Tua, salah satu tempat wisata di Jakarta yang cukup banyak dikunjungi masyarakat luas bahkan  turis manca negara kedua setelah Monumen Nasional atau yang akrab dengan sebutan Monas. Tempat yang merupakan salah satu wilayah yang memiliki kenangan itu, karena pernah dijajah oleh negara Belanda, menarik wisatawan dengan magnetnya tersendiri.Selain arsitektur yang masih mempertahankan hawa Belandanya dari segi bangunan, kawasan Kota Tua ini pun juga memiliki museum yang cukup bersajarah, yaitu Museum Fatahillah.

Pembangunan Kota Tua Jakarta

Untuk melestarikan sejarah yang dimiliki oleh Jakarta, wilayah Kota Tua ini kini mendapatkan perhatian lebih dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta agar pembangunan Kota Tua Jakarta dapat berjalan semestinya, dan menarik para wisatawan untuk menghabiskan waktu mereka untuk berkunjung dan mengenal Jakarta lebih dalam lagi.

Sayangnya, sebuah Ibu Kota Indonesia, DKI Jakarta masih kalah populer dengan Bali yang merupakan tempat wisata paling dimintai oleh para wisatawan lokal maupun turis. Namun jika dilihat dari segi sisi pertemuan, Kota Jakarta merupakan kota yang paling lengkap. Oleh sebab itu pembangunan Kota Tua Jakarta pun juga harus mendapatkan dukungan dari masyarakat.

Untuk “Batavia City” yang Lebih Baik

Tanggung jawab seorang gubernur dalam membenahi Jakarta bukan merupakan pekerjaan yang mudah untuk dilakukan, mengingat banyak sekali rakyat ingin mendapatkan perhatian dari sang gubernur. Namun tak perlu khawatir, karena Pemprov DKI memberikan dukungan penuh terhadap PT pembangunan Kota Tua Jakarta dan Kelompok Pelestarian Budaya Kota Tua Jakarta agar revitalisasi yang dilakukan di kawasan Kota Tua Jakarta ini dapat berjalan dengan cepat.

Pembangunan Kota Tua Jakarta ini merupakan salah satu agenda pembenahan Kota Jakarta yang dilakukan oleh Jokowi, gubernur DKI Jakarta.Selain agar lebih bersih dan menarik, Kota Tua ini diharapkan dapat terus menyimpan kelestarian dari sejarah-sejarah yang pernah terjadi di kawasan tersebut pada masanya, sehingga selain dapat dijadikan sebagai tempat wisata, Kota Tua pun dapat mendapat salah satu alternatif yang dipilih untuk mempelajari sejarah-sejarah Indonesia. Baik dari segi kronologis sejarah maupun pengetahuan dari arsitektur-arsitektur bangunan.

This post has already been read 774 times!

Let's Share...Email this to someoneShare on FacebookShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestPrint this pageShare on RedditShare on StumbleUponShare on TumblrTweet about this on Twitter