Pada 23 Juli lalu, metromini T47 jurusan Senen-Pondok Kopi menabrak tiga orang siswi yang sedang berjalan di daerah Layur, Jakarta Timur. Akibat kejadian ini, Dinas Perhubungan DKI Jakarta melancarkan razia di sejumlah terminal di ibukota.

Razia ini terdiri dari pengecekan kelayakan kendaraan, mulai dari sistem pengereman yang tidak blong, hingga surat-surat yang mereka miliki. “Kami memeriksa kelengkapan kendaraan seperti KIR selama 6 bulan pertama dan kedua. Setelah KIR, dilakukan pengecekan terhadap rem yang kerap menjadi persoalan Metromini,” tegas Udar Pristono , Kepala Dishub DKI Jakarta.

Sedangkan Kepala Bidang Pengendali Operasi Dishub DKI Jakarta, Sunardi Sinaga, telah mengantongi data jumlah Metromini yang tidak layak jalan. “Dari data sementara yang saya dapatkan, sebanyak 48 metromini kita tindak. 42 metromini di-BAP dan 6 kendaraan kita stop operasinya,” jelas Sunardi.

Hal ini sontak membuat para sopir metromini gelisah, bahkan ketakutan.

Video di bawah ini diambil dari Liputan 6.com

Seperti yang terjadi di terminal Blok M pagi tadi, saya hendak menaiki metromini S610 jurusan Blok M-Pondok Labu, namun nyatanya metromini S610 terbilang sepi, sampai-sampai saya harus jalan kaki ke daerah melawai terlebih dahulu, barulah saya menemukan metromini S610. Itupun hanya terlihat satu sampai tiga penumpang yang menaiki metromini tersebut.

Foto: satria gumilang

Foto: satria gumilang

Sepinya metromini yang beroperasi disebabkan oleh adanya razia yang terjadi di terminal Blok M, sehingga (mungkin) metromini S610 sudah banyak yang dikandangkan oleh Dishub DKI Jakarta.

Penumpang pun kian kebingungan, bahkan beberapa ibu-ibu sibuk bertanya kepada petugas terminal, “610 ko’ gak ada pak? kalo mau ke Fatmawati naik apa?”

Nah, kalau sudah begini, siapa yang rugi? Silakan berkomentar.

This post has already been read 727 times!

Let's Share...Email this to someoneShare on FacebookShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestPrint this pageShare on RedditShare on StumbleUponShare on TumblrTweet about this on Twitter