Kemarin, 80 unit transjakarta koridor I jurusan Blok M-Kota dan koridor X jurusan Cililitan-Tanjung Priok tidak melayani penumpang seperti biasanya, dikarenakan para pramudi dan teknisi transjakarta di kedua koridor ini mengadakan aksi mogok.

Aksi mogok ini terkait masalah perpanjangan kontrak kerja mereka yang akan habis pada 14 Juni 2013 nanti. Hal ini disebabkan oleh perpindahan operator dari PT. Jakarta Express Trans (JET) ke Damri, khusus koridor I dan X. Selain itu, sekitar 150 pekerja menuntuk hak nominal upah mereka yang tidak sesuai dengan janji dari PT JET.

Namun, direktur PT JET, Payaman Manik, menjelaskan bahwa tertundanya pembayaran karena gaji para karyawan belum disesuaikan oleh Unit Pelaksana (UP) Transjakarta. Para pramudi dan teknisi PT. JET masih dibayar sebesar Rp 1,5 juta sesuai dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta tahun 2012. Sedangkan di Koridor XI upahnya mencapai tiga setengah kali UMP DKI 2012.

Hal inilah yang membuat para pekerja geram dan merasa disepelekan. Penumpang pun dibuat sengsara dan terlantar.

Mungkin, seharusnya sejak tahun lalu PT JET transparan akan masa kontrak mereka yang akan habis. Kalau sudah begini, UP Transjakarta tidak mau tahu, apalagi Damri. Ini murni urusan antara pekerja dan PT JET.

Mudah-mudahan perkara ini dapat cepat terselesaikan, tanpa ada pihak yang merugi.

Sumber: Berita Jakarta

This post has already been read 651 times!

Let's Share...Email this to someoneShare on FacebookShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestPrint this pageShare on RedditShare on StumbleUponShare on TumblrTweet about this on Twitter