Di waktu lain, kita seudah membahas tentang dampak knaikan BBM dan pihak mana saja yang merugi. Kini, harga angkutan umum resmi mengalami kenaikan tertanggal 10 dan 12 Juli 2013. Jadi, berapa harga ongkos sekarang?

Sesuai dengan Surat Gubernur Kepada DPU Taksi Organda, kini tarif taksi dan angkutan non reguler menjadi naik. Berikut rinciannya:

Patas AC: Semula Rp 6.000 menjadi Rp 7.000
Kopaja AC: Semula Rp 5.000 menjadi Rp 6.000
Taksi: Tarif bawah semula Rp 5.000 menjadi RP 6.000, sedangkan untuk tarif tunggu perjamnya Rp 30 ribu menjadi Rp 42 ribu.

Untuk tarif Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB) dengan jarak maksimum 30 kilometer, yakni rute Bekasi-Tanah Abang, Bekasi-HI, Bekasi-Pulogadung, Ciputat-Kota, Poris Plawad-Tomang, tarif semula Rp 6.500 menjadi Rp 8.000.

Lalu untuk rute Cibinong-Grogol menjadi RP 12 ribu, dan rute Bogor-Rawamangun menjadi Rp 13.500.

tarifangkutan umum resmi naik-1-jakarta punya cerita

Kemudian, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta juga telah menyetujui Peraturan Gubernur (Pergub) Provinsi DKI Jakarta Nomor 67 Tahun 2013 tentang Tarif Angkutan Penumpang Dengan Mobil Bus Umum, sejak tanggal 10 Juli 2013.

Jadi, untuk menaiki bus kecil, bus sedang, dan bus besar reguler, kamu harus membayar sebesar Rp. 3.000. Sedangkan untuk pelajar hanya Rp 1.000.

tarifangkutan umum resmi naik-4-jakarta punya cerita

Namun untuk tarif Transjakarta tak mengalami kenaikan. Mungkin, hal ini disebabkan oleh buruknya kondisi dan pelayanannya.

Hmm, menurut ente, dengan angka kenaikan seperti itu, apakah masyarakat akan tetap setia menggunakan angkutan umum? Atau justru beralih menaiki kendaraan pribadi? Silakan berkomentar.

sumber: beritajakarta

This post has already been read 814 times!

Let's Share...Email this to someoneShare on FacebookShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestPrint this pageShare on RedditShare on StumbleUponShare on TumblrTweet about this on Twitter